Khasiat Dan Manfaat Tapak Liman Untuk Cacar Air, Anemia, Demam, Keputihan Dll

Tanaman Tapak Liman yang nama ilmiahnya ialah Elephantopus scaber sangat gampang dijumpai di sekitar daerah tinggal kita dan biasa tumbuh liar. Batang tangkainya kaku dan liat, berambut panjang dan rapat, bercabang dan beralur. Daun pada tangkai bunga kecil, letaknya jarang, panjang 3-9 cm, lebar 1-3 cm. Bunga beragam berbentuk bongkol, letaknya di ujung batang, berwarna ungu, mekar pada siang hari sekitar pukul satu siang dan menutup kembali pada sore hari. Buah berupa buah bongkah yang keras, berambut, berwarna hitam. Akarnya tunggang yang besar berwarna putih.



Tanaman Tapak Liman yang nama ilmiahnya ialah  Khasiat dan Manfaat Tapak Liman Untuk Cacar Air, Anemia, Demam, Keputihan dllTapak Liman dikenal bisa memicu hormon kaum Adam. Ini disebabkan tapak liman mengandung stigmaterol yang membentuk hormon progesteron,  melancarkan peredaran darah.Penggunaan tapak liman untuk aneka macam penyakit biasanya dilakukan dengan cara pengobatan dalam, yaitu dengan cara diminum air rebusannya. Bagian yang dipakai ialah semua tanaman, baik akar, batang, daun, maupun seluruh tanaman.


Semua khasiat tapak liman itu sudah dikenal semenjak lama, terutama di kalangan andal farmakologi China. Daunnya mengandung epifrieelinol, lupeol, stiqmasterol, triacontan-l-ol, dotriacontan-l-ol, lupeol acetat, deoxyelephantopin, dan isodeozyelephantopin. Pada bunganya terdapat kandungan luteolin-7-glucoside.


Tapak liman ini dijadikan obat tradisional, dalam keadaan segar, kering, bahkan diekstraksi dan dimasukkan ke dalam kapsul. Jenis penyakit yang sanggup diatasi dengan tapak liman antara lain aneka macam radang, ibarat peradangan amandel, influenza, radang tenggorok, radang mata, radang ginjal yang akut dan krinis, serta radang rahim atau keputihan. Untuk mengatasi aneka macam radang ini, seluruh flora tapak liman yang sudah dikeringkan, dicampur air dan direbus. Airnya disaring dan diminum secara rutin tiap hari. Sementara itu, untuk mengatasi perut kembung, hepatitis, beri-beri, disentri, gigitan ular, batuk seratus hari, kurang darah, dan lain-lain dipakai beberapa serpihan atau seluruh tanaman. Contohnya, untuk hepatitis, semoga segarnya direbus dengan daging. Airnya diminum. Untuk beri-beri, seluruh tanaman, ditambah tahu dan air, kemudian ditim serta dimakan. Perut kembung sanggup diatasi dengan air rebusan batang tapak liman. Tapak liman kerap dipakai oleh ibu hamil pada zaman dulu untuk mempercepat proses kelahiran.


  • Kurang darah (anemia)
    Satu genggam daun tapak liman dicuci hingga bersih. Tumbuk dan tambahkan air matang setengah cangkir. Kocok satu butir kuning telur dengan satu sendok makan madu. Lalu, campurkan kedua materi tersebut. Minum ramuan satu kali sehari selama satu minggu.
  • Cacar air
    Temulawak berukuran dua jempol tangan dikupas dan dipotong-potong. Satu jari kencur dikerik, satu jari jahe dan satu jari kunyit dikupas dan dipotong-potong. Dua pohon tapak liman seutuhnya dicuci dan potong-potong. Satu sendok teh asam kawak. Satu sendok makan gula merah disisir halus.
    Rebus semua bahan, kecuali gula merah, dengan empat gelas air di api kecil hingga air menyusut hingga setengahnya. Minum ramuan ditambah dengan gula merah, tiga kali sehari masing-masing setengah gelas.
  • Demam akhir terlalu lelah
    Rebus satu genggam daun tapak liman, satu genggam pegagan segar, dua jari temulawak yang telah dikupas dan dipotong-potong, satu sendok teh adas manis, dan satu jari pulosari dengan empat gelas air hingga menjadi dua gelas. Minum ramuan setengah gelas, tiga kali sehari.
  • Demam biasa
    Cuci higienis satu lembar daun pepaya muda, lima lembar daun waru muda, setengah genggam daun sembung kering, dua pohon tapak liman seutuhnya, tiga pohon kecil meniran segar, satu genggam pegagan segar, satu jari pule, dan satu jari kayu manis. Rebus semua materi dengan empat gelas air hingga tersisa setengahnya. Minum tiga kali sehari, masing-masing setengah gelas.
  • Keputihan
    Satu pohon tapak liman segar seutuhnya dicuci higienis dan dipotong-potong. Ambil seperempat genggam sambiloto, seperempat genggam meniran, tiga lembar daun sirih, satu jari kunyit, dan satu jari temu kunci.
    Rebus semua materi dengan empat gelas air hingga menyusut setengahnya. Minum tiga kali sehari dengan takaran setengah gelas.
  • Nyeri haid
    Satu pohon tapak liman seutuhnya dicuci higienis dan dipotong-potong. Iris-iris dua jari temulawak, satu genggam daun sambang colok, satu sendok teh asam lama, satu jari kunyit, dan sisir halus satu sendok makan gula merah.
    Rebus semua materi dalam empat gelas air di api kecil hingga menjadi setengahnya. Minum tiga kali sehari sebanyak setengah gelas.
  • Memperindah  payu dara
    Tumbuk hingga halus satu genggam daun tapak liman (Elephantopus scaber), satu genggam daun Ajeran (Bidens pilosa), dan satu buah pinang muda(Arenga pinnata). Balurkan ramuan pada payu dara, kecuali di serpihan poting.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel