3 Resep Daun Cincau Untuk Asam Lambung, Maag, Keracunan Seafood

Daun cincau atau nama latin disebut Cyclea Barbata Miers, merupakan tumbuhan berbunga yang bermanfaat sebagai obat herba. Tanaman ini juga dipakai untuk menciptakan jeli hijau atau cincau hijau. Jeli ini telah dikenal di manca negara termasuk China, Asia Tenggara, Myanmar dan Taiwan. Dalam tradisi, resep daun cincau untuk asam lambung telah usang dipakai turun temurun. Sangat baik dipakai dalam pengobatan radang lambung, typhus, dan penyakit usus.





 merupakan tumbuhan berbunga yang bermanfaat sebagai obat herba 3 Resep Daun Cincau Untuk Asam Lambung, Maag, Keracunan Seafood





Cincau juga dikenal dengan nama lain diantaranya grass jelly, leaf jelly, juju atau kepleng, camcauh, tarawalu, daluman. Jenis tumbuhan yang dipakai untuk menciptakan jeli diantaranya cincau perdu (Poliumum Melastoma), cincau hijau (Cyclea barbata), cincau Cina (Cocculus Orbiculatus), cincau minyak (Stephania Japonica dan Stephania Capitata). Proses pembuatan cincau sangat gampang dan tidak memerlukan pemanasan. Cukup dengan mencampur ekstrak daun dan air, dan tunggu dalam waktu 1 jam. Ektraksi 5 gram daun cincau hijau memakai air sebanyak 50 ml akan membentuk gel paling cepat 60 menit.






Dalam tradisi pembuatan jelly, cincau hijau sangat terasa berbeda dibandingkan dengan cincau hitam. Rasanya hampir tidak pahit dan beraroma daun, rasanya netral, dan umumnya dikonsumsi dengan sirup, santan, dan air gula. Sifat kimia yang terkandung diantaranya karbohidrat yang sanggup menyerap air, zat lemak dan alkoloid siklein, kardioplegikum, tentradine dan dimetil tentradine, polifenol, saponoid dan flavonoida. Umumnya efek farmakologis yang diperoleh saat mengkonsumsi akan mencicipi rasa agak manis, bereaksi sebagai anti demam, anti racun, dan menurunkan tekanan darah.





Dalam pengobatan tradisional, rimpang dan daun cincau dipakai sebagai persediaan herba. Sehingga banyak masyarakat yang membudidayakan tumbuhan dengan cara stek batang ditempat terbuka dan sedikit terlindung. Budidaya tumbuhan ini dianggap sangat gampang sekali, sehingga tumbuh subur di kebun-kebun kecil dan pekarangan rumah. 





Resep Daun Cincau Untuk Asam Lambung






Asam lambung akan sangat mengganggu sekali apabila tiba dengan tiba-tiba. Gejala ini menciptakan kita meninggalkan aktifitas dalam bekerja, dan tidak selera makan. Asam lambung juga sanggup disebabkan oleh keracunan seafood, contohnya keracunan makan udang, kepiting, dan kerang. Untuk mengatasi tanda-tanda menyakitkan menyerupai ini, kita gunakan resep daun cincau untuk asam lambung dan keracunan seafood. Ramuan sebagai berikut:




  1. Mengobati gangguan pencernaan, maag terasa nyeri, dan keracunan seafood:
    • Ambil segenggam daun cincau, lalu diremas dengan air hingga menjadi hijau
    • Biarkan air hingga menjadi jelly.
    • Minum cincau dicampur dengan gula jawa. Ramuan ini berfungsi untuk mendinginkan dan menetralkan lambung.
  2. Mengobati radang lambung, typhus dan penyakit usus:
    • Sediakan 50 gram daun cincau segar yang sudah dicuci bersih. 
    • Haluskan dengan cara digiling, dan tambahkan 4 gelas air lalu diremas
    • Saring air dan diamkan hingga mengental. 
    • Tambahkan gula sebanyak 5 sendok teh
    • Ramuan ini diminum 3 x sehari.
  3. Apabila terjadi demam yang disebabkan gangguan pencernaan:
    • Ambil 10 gram rimpang cincau, lalu di iris-iris hingga halus.
    • Seduh irisan kedalam 110 ml air panas, tunggu hingga hangat. 
    • Minum seduhan dalam keadaan hangat, lakukan 3 kali sehari.




Resep daun cincau untuk asam lambung dan keracunan seafood sangat gampang diterapkan dirumah. Apabila kesulitan mencari herba daun cincau, sanggup membeli yang sudah berbentuk jelly. Tetapi keuntungannya jauh berbeda, lantaran umumnya jelly cincau yang ada dipasaran sudah bercampur dengan pewarna dan pengawet.





Kandungan flavonoid pada cincau hijau rambat berkisar 3,0-glikosida flavonol. Dimana senyawa ini bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dan menekan pertumbuhan tumor payudara, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu juga bermanfaat untuk menekan pembentukan radikal bebas dalam tubuh, dan memperbaiki motilitas spermatozoa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel