Cara Mengobati Busung Lapar, Kwashiorkor Secara Alami

Busung lapar, busung perut atau disebut Kwashiorkor, merupakan tanda-tanda malnutrisi protein yang parah. Gejala penyakit ini ditandai dengan edema, gampang tersinggung, dermatosis ulserasi, dan hati membesar dengan infiltrat lemak. Dimana asupan kalori cukup, tetapi kekurangan asupan protein. Pada umumnya penderita busung lapar terjadi di tempat kelaparan, tertimpa tragedi alam, ataupun kekurangan suplai makanan. Pengobatan penyakit ini dilakukan secara medis, tetapi ada juga cara mengobati busung lapar dengan ramuan tradisional.





 merupakan tanda-tanda malnutrisi protein yang parah Cara Mengobati Busung Lapar, Kwashiorkor Secara Alami





Ciri ciri busung lapar dan penyebabnya akan dijelaskan terlebih dahulu. Gejala busung lapar atau kwashiorkor pada belum dewasa ialah pitting edema, atau pembengkakan pada pergelangan kaki. Penderita mengalami perut buncit, hati membesar disertai infiltrat lemak, dan rambut menipis. Gigi juga berkurang, mengalami depigmentasi kulit dan dermatitis. Pada perkara anak-anak, mereka sering mengalami iritabilitas dan anoreksia. 






Penyakit busung lapar sanggup diobati dengan menambahkan asupan nutrisi protein. Tetapi metode ini berdampak jangka panjang pada perkembangan fisik dan mental anak. Bahkan pada beberapa perkara yang parah sanggup menjadikan kematian. busung lapar merupakan bentuk malnutrisi kronis yang disebabkan kekurangan protein. Sehingga menjadikan ketidakseimbangan osmotik pada sistem gastro-intestinal. Penyakit ini menjadikan pembengkakan usus, diagnosis sebagai edema atau retensi air. 





Retensi cairan pada penderita busung lapar merupakan akhir eksklusif dari penyimpangan sistem limfatik dan indikasi pertukaran kapiler. Sistem limfatik berfungsi untuk pemulihan cairan, imunitas, dan perembesan lipid. Penderita kurang bisa memulihkan cairan, kegagalan sistem kekebalan tubuh, dan kurang menyerap lipid. Pertukaran kapiler antara sistem limfatik dan pedoman darah terhambat lantaran ketidakmampuan badan dalam mengatasi tekanan hidrostatik. Karena kekurangan protein, tidak ada gradien yang terbentuk untuk menarik cairan kembali ke pedoman darah. Situasi ini menjadikan penyatuan cairan, pembengkakan perut dan distensi abdomen.





Cara Mengobati Busung Lapar






Sejak dahulu, orang renta kita telah mempersiapkan banyak sekali obat tradisional yang terbuat dari ramuan alami. Beberapa cara mengobati busung lapar atau Kwashiorkor secara alami sanggup dibentuk dari ramuan Kembang Telang. Kembang banyak ditemukan di desa-desa nusantara, tanaman yang umumnya berbunga biru dan dijadikan pagar. Nama tempat disebut Bunga biru, Kembang teleng, bunga talang atau Bisi. 










Nama latin kembang telang disebut Clitoria Ternatea L, diluar negeri lebih dikenal dengan nama Asian pigeonwings. Bluebellvine, Blue pea, Butterfly pea, cordofan pea ataupun Darwin pea. Kembang telang berasal dari keluarga Fabaceae, bentuknya unik lantaran seolah-olah dengan kelamin perempuan dan disebut Clitoria (Clitoris principissae). Tanaman ini orisinil berasal dari Indonesia dan Malaysia, lalu dibudidayakan hingga ke Afrika, Australia dan Amerika. 





Adapun cara mengobati busung lapar, Kwashiorkor secara alami dari herba kembang telang ialah sebagai berikut:




  1. Siapkan satu akar tanaman kembang telang yang sudah dewasa, lalu dicuci bersih.
  2. Pilih akar yang bersih, kira-kira 5 hingga 10 gram. 
  3. Akar pilihan yang sudah higienis dari kotoran/tanah, di ekstrak kedalam alkohol. 
  4. Atau, rebus kedalam 200 ml air dengan api kecil selama 15 menit, panas api berkisar 80-90 derajat Celsius.
  5. Saring rabusan, airnya diminum sehari sekali sebanyak 100 ml. 




Baca juga:








Ramuan diatas dipakai untuk mengobati busung perut atau busung lapar, kwashiorkor, dan pembesaran organ perut. Dapat dipakai oleh orang remaja dan anak-anak, jangka waktu penyembuhan berlangsung lama. Sangat penting untuk menjaga penderita biar mendapat asupan nutrisi yang cukup, terutama protein.





Kekurangan asupan protein sanggup menjadikan tanda-tanda edema pada tangan dan kaki, gampang tersinggung, dan anoreksia. Juga menjadikan ruam desquamative, perubahan warna rambut, dan hati berlemak. Pembengkakan perut bisa saja disebabkan oleh asites, lantaran hipoalbuminemia (tekanan onkotik rendah) dan hati berlemak yang semakin membesar.





Referensi





  • Kwashiorkor from a severe dietary restriction in an 8-month infant in suburban Detroit, Michigan: case report and review of the literature. Publish by International Journal of Dermatology, 2010. DOI:10.1111/j.1365-4632.2010.04253.x
  • Kwashiorkor cases found in Nigerian, image courtesy of Wikimedia Commons.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel