Manfaat Dan Khasiat Obat Cabai Jawa



MANFAAT DAN KHASIAT OBAT CABE JAWA
Cabe jawa atau nama ilmiahnya Piper retrofractum Vahl. merupakan tumbuhan tropis yang diperkirakan berasal dari asia tenggara.  Cabe Jawa sudah usang dikenal akan keuntungannya dan banyak digunakan masyarakat indonesia dalam jamu atau ramuan tradisional untuk menyembuhkan banyak sekali penyakit.  Tanaman ini biasa ditanam di pekarangan, ladang, atau tumbuh liar di hutan dan bisa tumbuh dari pinngir pantai hingga ketinggian 600 m dpl.
Tanaman ini simpel tumbuh dan simpel ditanam, untuk perbanyakan bisa dengan biji atau stek batang.
Karena buahnya yang seolah-olah buah lombok atau cabai maka tumbuhan ini biasa disebut cabai jawa, walaupun sebetulnya berkerabat akrab dengan sirih.

Nama Lokal :
Cabean, cabai alas, cabai areuy, cabai jawa, c. sula (Jawa),; Cabhi jhamo, cabai ongghu, cabai solah (Madura).; Lada panjang, cabai jawa, cabai panjang (Sumatera).; Cabia (Makasar). Long pepper (Inggris).

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Kejang perut, muntah, perut kembung, mulas, disentri, diare, ; Sukar buang air besar, sakit kepala, sakit gigi, batuk, demam,; Hidung berlendir, lemah sawat, sukar melahirkan, neurastenia,; Tekanan darah rendah, pencernaan terganggu, rematik goat, ; tidak hamil:rahim dingin, membersihkan rahim, tubuh lemah, ; Stroke, nyeri pinggang, kejang perut.

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS Buah rasanya pedas dan panas, masuk meridian limpa dan lambung. Akar cabai jawa pedas dan hangat rasanya. KANDUNGAN KIMIA : Buah cabai jawa mengandung zat pedas piperine, chavicine, palmitic acids, tetrahydropiperic acids, 1-undecylenyl-3,4-methylenedioxy benzene, piperidin, rninyak asiri, isobutyideka-trans-2-trans-4-dienamide, dan sesamin. Piperine memiliki daya antipiretik, analgesik, antiinflamasi, dan menekan susunan saraf pusat. Bagian akar mengandung piperine, piplartine, dan piperlonguniinine.

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN :
Buah yang sudah renta tetapi belum masak, akar, dan daun, dikeringkan.
lNDIKASI :
Buah cabai jawa sanggup digunakan untuk mengatasi:
- kejang perut, muntah-muntah, perut kembung, mulas,
- disentri, diare,
- sukar buang air besar pada penderita penyakit hati,
- sakit kepala, sakit gigi,
- batuk, demam,
- hidung berlendir,
- kurang gairah,
- sukar melahirkan,
- neurastenia, dan
- tekanan darah rendah.
Bagian akar sanggup digunakan untuk:
- kembung, pencernaan terganggu,
- tidak sanggup hamil alasannya ialah rahim dingin,
- membersihkan rahim sesudah melahirkan,
- tubuh terasa lemah,
- stroke,
- rematik, gout, dan nyeri pinggang.
Daun sanggup digunakan untuk mengatasi:
- kejang perut dan
- sakit gigi.
CARA PEMAKAIAN :
Buah sebanyak 2,5 – 5 g dijadikan pil atau direbus, kemudian diminum. Untuk pemakaian luar, buah dijemur kering kemudian digiling menjadi bubuk. Bubuk ini dihirupkan melalui hidung atau dimasukkan ke gigi yang berlubang (karies dentis). Juga digunakan untuk rematik dan parem sesudah melahirkan.
Akar sebanyak 2,5 g direbus, atau dijadikan pil, bubuk. Pemakaian luar untuk obat luka dan sakit gigi. Daun untuk obat kumur pada radang mulut.
CONTOH PEMAKAIAN :
1. Neurastenia :
Cabe jawa 6 butir, rimpang alang-alang 3 batang, rimpang lempuyang
3/4 jari, daun sambiloto segar 1 genggam, gula enau 3 jari, dicuci
dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air bersih
hingga tersisa 2 1/4 gelas. Setelah hambar disaring kemudian diminum.
Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.
2. Masuk angin :
Cabe jawa 3 butir, daun poko (Mentha arvensis L.) dan daun
kesumba keling (Bixa orellana L.), masing-masing 3/4 genggam, gula
enau 3 jari. Bahan-bahan tersebut dicuci kemudian dipotong-potong
seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air higienis hingga tersisa 2 1/4
gelas. Setelah hambar saring, kemudian minum 3 kali sehari @ 3/4 gelas.
3. Membersihkan rahim sesudah melahirkan, obat kuat:
Akar kering cabai jawa sebanyak 3 g digiling halus. Seduh dengan
air panas, hangat-hangat diminum sekaligus.
4. Pencernaan terganggu, batuk, ayan, demam sehabis melahirkan, menguatkan lambung, paru dan jantung :
Buah cabai jawa kering sebanyak 5 g ditumbuk halus. Tambahkan
madu secukupnya sambil diaduk merata, kemudian diminum sekaligus.
5. Sakit gigi :
a. Daun cabai jawa yang segar sebanyak 3 lembar dicuci lalu
ditumbuk. Seduh dengan 1/2 gelas air panas. Selagi hangat
disaring, airnya digunakan untuk kumur-kumur.
b. Akar lekat dikunyah beberapa saat, kemudian dibuang.
6. Kejang perut :
Daun cabai jawa segar sebanyak 3 lembar dicuci kemudian ditumbuk.
Seduh dengan 1 gelas air panas. Selagi hangat disaring Ialu
diminum sekaligus
7. Urus-urus untuk penderita penyakit hati :
Cabe Jawa 3 butir dan rimpang lempuyang seukuran ibu jari
ditumbuk. Tambahkan 1 sendok makan air matang sambil diaduk
rata, kemudian peras dan saring. Airnya diminum sekaligus.
8. Demam :
Buah yang kering sebanyak 3 g digiling halus, kemudian diseduh dengan
1/2 gelas air panas. Kemudian minumlah bersama ampasnya selagi
hangat.
CATATAN : Penderita panas dalam dan wanita hamil dihentikan minum ramuan flora ini.

Sumber goresan pena : www.iptek.net.id dan sumber lainnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel