Vitamin C
Saturday, April 7, 2018
Vitamin C (asam askorbat) merupakan vitamin yang larut dalam air dan sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan serta meningkatkan system kekebalan, sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.
Vitamin C diperlukan untuk beberapa fungsi penting tubuh walaupun dalam jumlah kecil, tetapi vitamin C merupakan nutrisi yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga harus mendapatkan dari asupan makanan yang dikonsumsi untuk mencukupi kebutuhan tubuh terhadap vitamin C.
Akibat yang ditimbulkan dari defisiensi vitamin C adalah :
- Penyakit gigi dan mulut ; sariawan, gusi tidak sehat sehingga gigi mudah goyah dan lepas.
- Perdarahan dibawah kulit, umumnya terjadi pada bagian gusi dan sekitar mata.
- Depresi.
- Penurunan daya ingat.
- Mudah lelah dan lemah otot.
- Flu, pilek dan demam.
- Kerusakan pada kulit; kasar dan kusam serta keriput sebelum waktunya.
- Berpeluang menimbulkan masalah kesehatan, diantaranya kolesterol tinggi, jantung dan penyakit sendi.
Secara umum tubuh kita membutuhkan vitamin C antara 75 - 90 mg per hari. Namun beberapa faktor seperti bad habit dan usia menyebabkan kebutuhan vitamin C setiap orang menjadi berbeda/beragam. Pada kasus narkotika dan kecanduan alkohol kebutuhan vitamin C meningkat karena terjadi kerusakan vitamin C dalam darah sekitar 25%. Demikian pula pada pengkonsumsi obat jangka panjang (sakit menahun), pengkonsumsi teh, kopi serta kondisi stress akan mengalami hal yang sama.
Walaupun umumnya kebutuhan vitamin C tidak terlampau besar namun vitamin ini memiliki sifat mudah rusak, diantaranya mudah teroksidasi oleh panas, cahaya dan logam, terutama pada saat pengolahan. Sehingga bahan-bahan makanan yang kaya vitamin C mengalami penyusutan kandungan vitamin C sebelum dikonsumsi.
Untuk mencukupi kebutuhan tubuh terhadap vitamin C secara alami, konsumsi bahan-bahan makanan sumber vitamin C antara lain buah-buahan segar, sayuran hijau, kentang. susu, mentega, ikan dan hati.
Walaupun umumnya kebutuhan vitamin C tidak terlampau besar namun vitamin ini memiliki sifat mudah rusak, diantaranya mudah teroksidasi oleh panas, cahaya dan logam, terutama pada saat pengolahan. Sehingga bahan-bahan makanan yang kaya vitamin C mengalami penyusutan kandungan vitamin C sebelum dikonsumsi.
Untuk mencukupi kebutuhan tubuh terhadap vitamin C secara alami, konsumsi bahan-bahan makanan sumber vitamin C antara lain buah-buahan segar, sayuran hijau, kentang. susu, mentega, ikan dan hati.