Obat Tradisional Malaria

Obat tradisional malaria merupakan artikel yang akan diposting pada kesempatan kali  ini. Semoga isu  ini berkhasiat bagi Anda yang mencari resep penyembuhan malaria  dengan memakai ramuan alami.

Malaria merupakan salah satu penyakit benalu menular dan mewabah yang banyak diderita masyarakat di wilayah tropis tropis dan sub tropis, terutama di kawasan rawa. Dalam kondisi parah, penyakit ini sanggup menelan korban jiwa.






Sakit malaria ditularkan oleh nyamuk Anopheles , yaitu sesudah menggigit orang yang sudah terjangkit sakit malaria lalu menghisap/mengigit orang yang masih sehat.






Gejala dan gejala penderita malaria sangat khas, yaitu;


1.       serangan yang mendadak hambar (menggigil)


2.       Panas tubuh semakin naik


3.       Kepala terasa pening sekali terutama ketika tubuh terasa panas


4.       Kadang kala disertai muntah-muntah


5.       Denyut nadi cepat


6.       Badan terasa pegal


7.       Banyak keluar keringat





Biasanya sesudah keluar banyak keringat, panas menjadi turun. Penderita biasanya sangat pucat dan lemah alasannya ialah benalu menyerang butir-butir darah merah. Limpa terasa agak besar, malah bagi orang yang sakitnya sudah usang (kronis) limpanya benar-benar besar.





Penderita sebaiknya berpantang untuk tidak dimandikan dulu, cukup dilap dengan air hangat, dan jangan hingga kehujanan. Jangan makan masakan yang pedas atau berbumbu yang merangsang, serta jangan minum minuman yang beralkohol. Makan masakan yang lunak dan jangan memijat bab perut.



Obat tradisional malaria yang dipakai sanggup memakai resep sebagai berikut:







Bahan:


Sambiloto ..................................... ½ genggam


Kulit batang pule ........................... 1 jari tangan


Temu hitam sebesar telur ayam ...... 1 biji


Cara meramu:


Cuci semua bahan, potong kecil-kecil temu hitam dan kulit batang pule. Rebus semua materi dalam 4 gelas air hingga tersisa sekitar 3 gelas.Angkat dan saring.


Aturan Pakai:


Minum ramuan sesudah makan selama 2 ahad berturut-turut dengan takaran sebagai berikut.


Anak umr 6 – 8 tahun, 3 kali, sehari masing-masing  ¼ gelas


Anak umur 9 – 12 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 1/3 gelas


Dewasa, 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas







Bahan:


Batang brotowali ...................... 2 jari tangan


Temulawak sebesar telur itik ..... 1 biji


Kulit batang pule ....................... 2 jari tangan


Cara meramu:


Cuci semua bahan, potong kecil-kecil .Kemudian  rebus semua materi dalam 4 gelas air hingga tersisa sekitar 3 gelas.Angkat dan saring.


Aturan Pakai:


 Minum ramuan sesudah makan selama 2 ahad berturut-turut dengan takaran sebagai berikut.




Anak umr 6 – 8 tahun, 3 kali, sehari masing-masing  ¼ gelas


Anak umur 9 – 12 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 1/3 gelas


Dewasa, 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas







Bahan:


Daun pepaya agak muda ..... 1 lembar


Meniran ............................... 3 batang


Temu hitam .......................... 1 biji


Lengkuas merah ................... 1 jari tangan


Cara meramu:


Cuci semua bahan, potong kecil-kecil daun pepaya serta meniran juga iris tipis temu hitam, lengkuas merah. Kemudian rebus semua materi dengan 4 gelas air hingga tersisa sekitar 3 gelas. Angkat dan saring.


Aturan Pakai:


Minum ramuan sesudah makan selama 2 ahad berturut-turut dengan takaran sebagai berikut.


Anak umr 6 – 8 tahun, 3 kali, sehari masing-masing  ¼ gelas


Anak umur 9 – 12 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 1/3 gelas


Dewasa, 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas 





Demikian postingan yang “rumah obat tradisional” sanggup bagi kali ini agar memberi manfaat bagi yang membutuhkan.
Untuk malaria kronis sanggup baca di postingan Obat Tradisional Malaria Kronis di sini.


Dan bagi Anda yang mencari obat tradisional, obat herbal alami sanggup berkunjung ke sini.








Terima kasih untuk :


-          R. Broto Sudibyo Bsc, Ramuan Tradisional ala Eyang Broto


-          Prof.H.M. Hembing Wijaya Kusumah, Ramuan Lengkap Herbal Taklukan Penyakit






Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel