Rosela Bunga Manis Penyembuh Radang

ROSELA BUNGA CANTIK PENYEMBUH RADANG


Bunga rosela memang indah. Warnanya yang cerah menyegarkan




pemandangan kalau ditanam di halam rumah. Ternyata tumbuhan ini bukan saja berfungsi sebagai penghias, melainkan juga mempunyai khasiat bagi kesehatan kita.





Bernama latin Hisbiscus sabdariffa, bunga ini berguna untuk mencegah penyakit kanker dan radang, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah dan melancarkan buang air besar.





Kelopak bunga rosela dapat diambil sebagai materi minuman segar berupa sirup dan teh, selai dan minuman, terutama dari tumbuhan yang berkelopak bunga tebal. 


Kelopak bunga tersebut mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Asam amino yang diharapkan tubuh, 18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga rosela, termasuk arginin dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Selain itu, rosela juga mengandung protein dan kalsium. Selain itu, tetumbuhan yang juga dikenal sebagai penghasil serat ini juga sanggup diolah menjadi adonan salad, poding, bahkan asinan.











Sebagai obat tradisional, rosela berkhasiat sebagai antiseptik, aprodisiak, diuretik, pelarut, sedativ, dan tonik. Sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Chung San Medical University di Taiwan, Chau-Jong Wang, baru-baru ini menemukan satu metode gres untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Flora ini bisa mengurangi jumlah plak yang melekat pada dinding pembuluh darah. Tidak hanya itu, rosela juga mempunyai potensi untuk mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL). 





Namun begitu inovasi Chau-Jong Wang ini masih belum diuji untuk badan manusia. Percobaan dilakukan pada sejumlah tikus yang diberi makanan berkadar lemak tinggi dengan resiko besar terkena serangan jantung. Lalu tikus tersebut diberi ekstrak kembang sepatu dan akhirnya menawarkan betapa potensialnya tumbuhan ini Untuk kecerdikan dayanya, tumbuhan rosela sanggup diusahakan di segala macam tanah, tetapi paling cocok pada tanah yang subur dan gembur. Selama pertumbuhan, rosela tidak tahan terhadap genangan air. Curah hujan yang dibutuhkan untuk lahan tegal 800-1670 mm/5 bulan atau 180 mm/bulan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel